Memaksimalkan Potensi Menjadi Serupa Kristus

SESI XII

13. MASYARAKAT JCA

Kita perlu membentuk masyarakat Jenius Cara Alkitab (JCA). Untuk menjawab tantangan jaman yang terus menuntut lahirnya pemimpin-pemimpin yang takut akan Tuhan.

Berawal dari KOTA, dan dalam prinsip keseimbangan dengan DESA (Kabupaten) akan diteruskan ke gereja, komunitas, sekolah, dan terakhir baru ke pribadi-pribadi.

Mengapa bukan dari pribadi dulu? Konsep Alkitab adalah menaklukkan kota-kota terlebih dahulu:

  • Yosua 6: 2 . Tuhan menyerahkan Yerikho terlebih dahulu, baru kemudian Kota Ai, dan tanah-tanah penggembalaan/padang lainnya (kabupaten)
  • Lukas 24:47 Berita Injil start dari Yerusalem/ Kota
  • Luk 24:49, Kis 2, Pencurahan Roh Kudus, direncanakan Allah terjadi di KOTA Yerusalem
  • Yesus mengutus murid-murid-Nya ke KOTA dan Desa, bukan ke rumah demi rumah, apabila mereka di sebuah kota ditolak, mereka harus tinggalkan kota itu, bukan ke rumah lain di kota itu. (Mat 10:11,14). Kota tetap disebut terlebih dahulu, baru desa
  • Mujijat Yesus pertama kali, dalam pelayanan-Nya di dunia, adalah di KANA, di Galilea, di sebuah KOTA
  • Dll

Memenangkan KOTA terlebih dahulu bukan berarti kita tidak mau setia perkara kecil/tempat yang kecil dulu. Bukan itu ! Perubahan dimulai dari pemimpin/leader. Transformasi Kota , akan mentransformasi para pemimpin di kota itu. Pemimpin akan meneruskannya ke orang-orang yang dipimpinnya. Oleh karena itu para pemimpin harus jadi teladan. Konsep Kerajaan Sorga adalah:

  • Memuridkan secara pribadi / Yesus dan 12 Murid
  • Dan Pelipat Gandaan/ bukan penjumlahan
  • Kita harus bergerak cepat.

KOTA JCA/ Kabupaten JCA

  • Doa untuk kota, selamatkan domba-domba kecil (Yohanes 21:15)
  • Bentuk team pelayanan anak. Untuk melayani orang-orang yang perlu pelayanan kusus
  • Buka konsultasi pendidikan anak tingkat kota
  • Buka siaran radio JCA
  • Buat Jejaring GSM
  • Rebut generasi Yoel di akhir jaman, generasi Pelihat ! (Yoel 2; 28)

GEREJA JCA

  • Gereja yang JCA haruslah gereja yang menggunakan gelombang  GAMMA, BETHA, ALPHA, THETA DAN DELTA
  • Setiap Firman yang mengendap di pikiran bawah sadar, akan berpengaruh sangat kuat pada kehidupan jemaat
  • Kita sering berkonsentrasi pada GAMMA dan BETHA, serta ALPHA
  • Tetapi melupakan THETA DAN DELTA

2 Kecenderungan pelayanan di gereja:

  1. Para pelayan di bidang anak, memakai bahasa Betha pada anak-anak, yang sebenarnya belum mengenal gelombang Betha
  2. Sebagian besar para pelayan di bidang anak, belum memakai gambar dan alat imajiner lainnya, kita harus lebih kreatif, karna gelombang otak anak, menuntut cara-cara alpha dan cepat masuk ke theta/delta.
  3. Semenatara yang terjadi pada para Pendeta adalah, sangat berkonsentrasi pada Gamma dan Betha pada pelayanan orang dewasa, lupa bahwa kita harus menembus sampai ke area theta.
  4. Oleh karena itu theta harus banyak digarap, dengan cara memasukkan sebanyak mungkin gambar/imajiner ke dalam bentuk ibadah

2 hal yang harus diperhatikan gereja:

  • Pikiran bawah sadar menangkap bahasa gambar/imajiner
  • Prinsip belajar ala alkitab adalah pengulangan, gunakan komsel untuk mengulang setiap Firman Tuhan, dalam bentuk alpha….sharing. Akan masuk ke pikiran bawah sadar lebih cepat dibandingkan dengan pemaparan kotbah dan PA yang masuk hanya sampai ke Betha bahkan Gamma

Ingat: Firman Tuhan harus di

  • Ajarkan– PA, Kotbah
  • Renungkan- dorong jemaat merenungkan FT
  • Perkatakan– buat ayat mas setiap kotbah, ajak jemaat memperkatakan dengan gerakan. Ayat mas bukan hanya untuk anak sekolah minggu saja, Perintah ini  justru kepada Yosua…orang dewasa
  • Bicarakan – sharingkan dalam komsel
  • Ikatkan– naaaah ini yang sering kita lupakan. Gunakan gambar dan symbol-simbol dalam gereja , bahasa gambar akan terikat sampai di theta
  • Tuliskan, latih jemaat mencatat khotbah
  • Bertindak hati-hati ; aplikasi Firman dalam keseharian jemaat, beri wadah kesaksian.

Bukti bahwa bahasa gambar jauh lebih kuat daripada bahasa lisan.

  • Seorang A melihat gambar dalam 5 detik
  • Seorang B tidak melihat gambar
  • B diberi kesempatan bertanya apa saja pada A tentang gambar itu dalam waktu 5  menit, semua informasi boleh dicatat
  • Kita bertanya pada B,yang tidak melihat gambar itu, tetapi mendapat info dalam waktu yang lebih lama secara lisan, dan lihat saja, tidak semua pertanyaan bisa dijawab oleh B. Mengapa? Karna B tidak melihat secara langsung.
  • 5 detik melihat….masih lebih kuat dibandingkan dengan 5 menit mendengar

Penerapan bahasa gambar/imajiner:

  • tuliskan visi gereja, jemaat selalu membaca
  • buat logo dari visi tersebut
  • beri logo-logo di dekorasi gereja
  • gunakan warna dan symbol-simbol dalam alkitab.

Tuhan juga memakai symbol-simbol, simbol dalam Alkitab adalah alat peraganya Tuhan, contoh:

  • jumbai, sibol hidup dalam kebenaran
  • banyak simbol dalam baju efod, kemah sembahyang,
  • simbol salib, menjala manusia, gembala domba, anggur sukacita, dll

BAHASA TUBUH ADALAH BAHASA GAMBAR

Ketika seseorang menari, sebenarnya dia sedang menciptakan sebuah gambar.

Gunakan bahasa tubuh dalam gereja Anda:

  • Tarian
  • Free Style Dance
  • Tamborine
  • Gerak dan Lagu anak-anak, dll

Gunakan asesoris dalam ibadah anda, berupa gambar, banner/bendera/panji-panji, jumbai , pita, kain, dll

Dalam Khotbah:

  • Buatlah tayangan LCD, ambil gambar melalui internet, scanning, dll, libatkan anak-anak muda dalam menolong Anda, tambah kapasitas Anda untuk menguasai teknologi, jadi bukan hanya anak-anak saja yang membutuhkan bahasa gambar
  • Pakai potongan film/ video klip.
  • Buat drama singkat menjadi pembuka kotbah anda, sebagai cerita ilustrasi
  • Model kotbah dramatisir, sangat melekat di pikiran bawah sadar jemaat
  • Pakai model Yesus yang menggunakan cerita sebagai ilustrasi/perumpamaan

ILUSTRASI ADALAH GAMBAR YANG DISAMPAIKAN DALAM BAHASA LISAN.

  • Bahkan Yesus menjadikan diri-Nya sendiri sebagai ilustrasi/ contoh/teladan, dengan cara Ia mencuci kaki murid-murid-Nya.

TELADAN HIDUP ADALAH KOTBAH YANG SEBENARNYA

  • Teladan hidup langsung terekam dalam pikiran bawah sadar, karna teladan hidup adalah bahasa gambar yang di dapat dari kehidupan keseharian.
  • Ilustrasikan Khotbah Anda dari kesaksian pribadi Anda, pakai kotbah praktikal yang langsung dapat dipraktekkan
  • Ingat daya konsentrasi jemaat hanya 1,5 kali rata-rata umur jemaat. ( 30 tahun x 1,5 menit = 45 menit saja)
  • Gunakan kotbah seri
  • Selipkan gelombang alpha dlam kotbah : relaks, humor, ice breaker, minta jemaat membaca bersuara, dsb
  • Prinsip belajar Ala Alkitab, adalah prinsip pengulangan, oleh karna itu sharingkan kembali Firman Tuhan di Komsel

DALAM KEHIDUPAN BERJEMAAT/PELAYANAN

  • Beri ayat mas/ ayat kunci dalam setiap kotbah, cantumkan di warta, diulang kembali saat komsel, akan lebih melekat
  • Terbitkan ayat thema selama setahun untuk 52 minggu, 52 ayat., jemaat bertumbuh jenius
  • Memperkatakan Firman bukan untuk anak sekolah minggu saja, jemaat dewasa jenius, jemaat tua tidak akan pikun
  • Dorong jemaat mendirikan mezbah keluarga
  • Perkatakan Firman pada acara doa pagi di gereja, memberi inspirasi untuk hari itu
  • Ibadah kesaksian sangat berguna untuk memberi bahasa gambar/imajiner, sebagai ajang share bagi jemaat yang telah alami mujijat hasil merenungkan Firman Tuhan
  • Lagu baru melekatkan di pikiran bawah sadar, setiap syairnya.
  • Lagu baru dipakai Tuhan untuk membawa umat-Nya dalam kegerakan-Nya
  • Pendeta harus mendorong jemaat untuk ikut terlibat bekerja sama dengan pihak gereja mencetak anak-anak JCA
  • Mari perhatikan generasi YOEL

KELUARGA JCA

  • TELADAN HIDUP, bahasa gambar kehidupan keseharian
  • Mezbah Keluarga
  • Memperkatakan Firman
  • Cerita Alkitab
  • Praktekkan hasil seminar JCA

SEKOLAH/SEKOLAH MINGGU JCA

  • Dekorasi kelas
  • Alat peraga
  • Buku ayat mas
  • Lomba Ayat Hafalan Akumulasi Ayat
  • Kliping ilustrasi, beri judul sendiri
  • Lomba telling story, cerita alkitab
  • Hubungkan tiap materi dengan Alkitab
  • Ubah bahasa analisis dalam bercerita pada anak-anak, ke bahasa story
  • Hentikan ancaman, pakai kalimat positif
  • Kuasa bahasa sentuhan, Yesus pyn memeluk anak-anak
  • Perpustakaan anak, perpustakaan guru
  • Masukkan orang-orang berpengaruh, pecinta alkitab dalam kurikulum Anda
  • Gunakan semua pesta rohani
  • Guru gunakan asesoris rohani, pin, dll
  • Drama tunggal dan kostum
  • Pameran bagi ortu murid hasil karya tri wulan anak-anak
  • Simulasi Alkitab, sharing dan bermain
  • Selendang berputar
  • Ajarkan anak-anak nyanyian baru
  • Ajak anak-anak berimajinasi dengan menyanyi berganti suara
  • Gunakan tamborin anak, panji-panji, dll

Dengan demikian tercetak Masyarakat JCA, Tuhan bekerja, kita hanya hamba-Nya saja.

Haleluya

Comments on: "MASYARAKAT JENIUS CARA ALKITAB" (4)

  1. JOHNY KILAPONG said:

    BAGUS SEKALI ARTIKELNYA………

    THANKS A LOT.

    GBU

  2. JOHNY KILAPONG said:

    MANTAP! SANGAT INFORMATIF DAN MENGINSPIRASI!

    THANKS A LOT.

    GBU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: