Memaksimalkan Potensi Menjadi Serupa Kristus

Dapatkan buku kesaksian nyata, kisah hidup dan meninggalnya anak saya, Viciel dalam buku ini:

 

 

DELAPAN DIMENSI KECERDASAN ALA ALKITAB

 

Kita membutuhkan anak-anak yang :

  1. Takut akan Tuhan, berintegritas, smart/cerdas/punya skill, dan sehat
  2. Itu semua melingkupi area Roh, Jwa dan Tubuh
  3. Semua itu untuk menjawab tantangan Zaman akhir, dimana kita membutuhkan generasi yang bisa jadi pemimpin/ kepala/ key person di akhir jaman.
  4. Generasi yang dipersiapkan menjadi orang-orang yang memberi pengaruh pada orang banyak, membawa banyak jiwa-jiwa datang pada Tuhan, dan itu bisa dicapai apabila anak-anak dipersiapkan menjadi orang-orang yang jenius dengan cara alkitab , sehingga kelak bisa menjadi pemimpin yang berpengaruh

 

8.1. Paradigma kecerdasan cara Alkitab adalah ;

kecerdasan di 3 area, Roh Jiwa dan Tubuh, kesempurnaan yang Tuhan inginkan adalah meliputi ketiga area tersebut (I Tes 5:23).

 

8.2. Sejarah perkembangan paradigma dunia tentang kejeniusan:

  1. Orang Mengenal Jenius sebagai IQ yaitu meliputi kecerdasan kognitif saja, bahasa dan matematika / otak kiri

Dalam jaman modern , penemu Howard Garner menemukan 8 dimensi kecerdasan yang meliputi semua kerja otak, tidak hanya otak kiri saja, tetapi juga otak kanan serta otak kecil.

  1. Berikut berkembang teori kecerdasan Emosional/ EQ, dimana keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan IQ-nya saja, tetapi juga kecerdasan emosinya
  2. Penemuan terbaru, adalah kecerdasan SQ, setelah diteliti, para penemu jaman dulu, dalam jaman kebangkitan Eropa, (Isaac Newton, James Whatt, Thomas Alfa Edison, dll) mencapai karya yang sangat menakjubkan adalah, mereka memiliki SQ yang tinggi/ kecerdasan spiritual yang tinggi

 

Setelah diteliti, rahasia kebangkitan Eropa, di mana tokoh-tokoh terkenal Contoh Walaupun mereka terbatas perangkat dan fasilitas, mereka memiliki beberapa hal ini:

  1. Pekerja keras
  2. Rasa ingin tahu yang besar, bukan karna pragmatis, bukan karna ekonomis
  3. visi kerja bukan untuk kepentingan pribadi yang sempit, tetapi untk umat manusia
  4. kinerja intelektual didorong oleh:
    1. kebenaran
    2. pengetahun
    3. cinta

sedangkan cinta adalah manifestasi ilahi yang utama

 

Kristus adalah kasih. Karakter seperti inilah yang dinamakan KARAKTER SERUPA KRISTUS. Karakter serupa Kristus didapat dari pergaulan yang terus menerus secara intim dengan Kristus, semakin intim seseorang dengan Tuhan, semakin jenius.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

8.3 VISI KEHIDUPAN

 

dalam buku “Mencerdaskan Anak” karya Suharsono, dijelaskan bahwa :

 

IQ –  OUTWARD LOOKING –

  • mengarah pada objek di luar dirinya,
  • dunia menjadi obyek pembelajaran,
  • obyek kecerdasannya bukan terarah untuk mengenal diri sendiri, emosi dan prilaku pribadi
  • sehingga ketika muncul problem-problem kedirian ia bisa gagal mengantisipasinya
  • mampu menciptakan alat canggih, namun belum tentu mengerti tujuan hidupnya
  • dengan visi : dunia bagi aku, aku dapat apa dari dunia?
  • Dalam cara didikan ini orang tua sering menanamkan dalam pikiran bawah sadar pada anak-anaknya sebagai berikut: “ belajarlah yang rajin nak, kelak gajimu besar…!”

 

EQ – INWARD LOOKING –

  • Mengarah pada objek di dalam dirinya
  • Memiliki sense of emosionallity
  • Bisa mengenali persoalan kedirian dan dirinya sendiri
  • Mampu mengendalikan emosi dan gejolak hati
  • Mampu menggelorakan semangat dan menguasai massa rakyat
  • Dengan visi : aku mau melakukan sesuatu bagi dunia!
  • Dalam cara didikan ini orang tua sering menanamkan dalam pikiran bawah sadar pada anak-anaknya sebagai berikut: “ belajarlah yang rajin nak, kelak kamu bisa jadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa…!”

 

SQ – LIVING LOOKING

  • Berinteraksi dengan alam
  • Berinteraksi dengan kehidupan secara langsung
  • Melahirkan karya inovatif  baik dalam lapangan kealaman maupun dalam lapangan kemanusiaan
  • Dengan visi ; Tuhan bekerja melalui aku. Aku hanya sebagai hamba
  • Dalam cara didikan ini orang tua sering menanamkan dalam pikiran bawah sadar pada anak-anaknya sebagai berikut: “ belajarlah yang rajin nak, kelak Tuhan akan pakai kamu, persiapkan dirimu…!”

 

KONSEP – Tuhan memakai aku bagi Dunia didasari oleh ayat-ayat sbb:

Yes 26:12, Lukas 17:10, Mat 20:26-28,

 

Hal ini sudah ditulis di Alkitab ribuan tahun yang lalu:

Amsal 1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.

Banyak orang hanya berhenti sampai di kata pengetahuan, dan melewatkan bahwa dalam ayat ini ada 3 dimensi bertingkat mengenai kejeniusan cara alkitab, yaitu:

  • Pengetahuan / IQ
  • Hikmat / EQ, hanya orang yang berhikmat saja yang dapat mengelola emosinya dengan baik
  • Didikan / SQ, hanya orang yang terdidik karakternya lewat pembentukan dari pergaulannya dengan Firman Tuhan –lah yang memiliki Kecerdasan Spiritual/ SQ. Didikan meliputi karakter seseorang. Hanya orang-orang yang intim dengan Tuhan yang akan memiliki karakter yang baik dan terdidik.

 

 

 

 

Menurut Roma 12: 2 mengenai Pembaharuan budi/ perubahan paradigma, ada 3 tingkatan ‘mengetahui kehendak Allah’:

Yaitu sampai di level :

  • baik, IQ
  • berkenan, EQ
  • dan sempurna, SQ

 

8.4 Delapan Dimensi Kecerdasan Ala Alkitab

 

Tuhan Yesus adalah sosok yang sangat cerdas dan kecerdasan-Nya adalah majemuk.

Dalam zaman sekarang ini Tuhan ingin kita jadi orang-orang yang brilliant dan menjawab tantangan Zaman ini.

Seorang Ahli bernama Howard Garner meneliti bahwa kecerdasan manusia ada 8 Jenis. Jika paradigma lama berkata bahwa orang yang cerdas adalah orang yang menguasai Matematika dan Bahasa saja, kini paradigma yang baru menemukan 8 dimensi kecerdasan.

Sebenarnya dalam Alkitab ini bukanlah hal baru, mari kita teliti bersama!

Mari kita lihat kecerdasan Tuhan Yesus dan juga yang terdapat dalam diri tokoh –tokoh Alkitab yang lainnya:

 

DELAPAN DIMENSI KECERDASAN

 

8.4.1.Kecerdasan Logis-Matematis / Logic Smart

Kecerdasan Matematis adalah kemampuan untuk melakukan penalaran, hitung-menghitung, dan memecahkan masalah secara rasional dan berpikir jernih.

 

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Ahli Matematika, Sarjana Ilmu Pasti, Insinyur, Detektif, Pengacara, Akuntan, Ahli Programer Komputer, Ahli Statistik, dll

 

Ciri-cirinya adalah:

    • Suka berpikir abstrak
    • Suka keakuratan
    • Menikmati tugas hitung menghitung
    • Memecahkan soal-soal dan computer
    • Suka melakukan penelitian dengan cara berpikir logis
    • Catatan tersusun rapi dan sistematis

 

 

Cara Menumbuhkembangkan :

  • Belajar memecahkan masalah
  • Mengerjakan permainan matematika
  • Menganalisa dan menafsirkan data
  • Memadukan kemampuan matematika dengan musik, oleh raga dan tarian
  • Melakukan percobaan praktis
  • Belajar berhitung menggunakan computer
  • Menyelesaikan puzzle
  • Mengenalkan bentuk geometri
  • Mengenalkan bilangan melalui sajak berirama dan lagu
  • Eksplorasi pikiran melalui diskusi dan olah pikir ringan
  • Pengenalan pola
  • Eksperimen di alam
  • Memperkaya pengalaman berinteraksi dengan konsep matematika
  • Menggambar dan membaca

 

 

 

 

 

 

 

 

Games/ Rangsangan untuk pengembangan Multiple Intelligences

  • Buku Pengetahuan
  • Mengelompokkan benda (2-4 tahun)
  • Lagu dan syair yang berhubungan dengan bilangan (2-6 tahun)
  • Mengukur besar kaki (3-4 tahun)
  • Membaca buku pengenalan bilangan (3-5 tahun)
  • Akrap dengan kalkulator (3-5 tahun)
  • Perkenalkan bilangan nol dengan permainan (3-5 tahun)
  • Mengenalkan konsep berat dengan bermain timbangan menggunakan alat gantung pakaian (3-6 tahun)
  • Bermain kuartet (4-6 tahun)
  • Eksplorasi benda menggunakan kaca pembesar
  • Temukan konsep udara
  • Mengisolasi es batu
  • Bermain dakon

 

 

Archimedes tokoh penemu hukum Archimedes

Sir Isaac Newton, 

Galileo adalah orang- orang dengan kecerdasan matematika yang tinggi

 

Kecerdasan Logika Matematika dalam Alkitab

  • Mat 14 dikatakan bahwa Tuhan Yesus memberi makan lima ribu orang lebih dengan cara memberkati 5 roti dan dua ikan, bahkan sisa 12 bakul. Bagaimana mungkin menghitung mereka segitu banyak? Dengan menyuruh mereka duduk berkelompok-kelompok
    • Matius 17 Tuhan Yesus menyuruh Petrus memancing ikan yang di dalamnya ada uang 4 dirham untuk membayar pajak (4dirham adalah 4x 8 gam emas) Tentunya Tuhan Yesus bisa menghitung berapa pajak yang harus Dia bayarkan.
    • Markus 12:43 Tuhan Yesus memuji janda miskin yang mempersembahkan persembahannya lebih banyak dari semua orang lain, karena Tuhan Yesus menghitung berdasarkan prosentasi

 

Contoh tokoh Alkitab lainnya: Yusuf (Kej 41:39-41,49), Musa (Bil 1)

 

 

KUNCI KEJENIUSAN YUSUF

 

Yusuf memiliki kecerdasan logika matematika yang sangat luar biasa, dialah yang dipakai Tuhan  untuk menyelamatkan penduduk dunia dari ancaman bahaya kelaparan.

 

Dalam 7 tahun kelimpahan Yusuf harus menghitung dengan cermat, penyimpanan bahan makanan untuk 7 tahun masa kelaparan dan bahkan dapat memberkati kekurangan pangan Negara luar.

 

Kunci kejeniusan Yusuf adalah:

  • Mendambakan cita-cita yang tinggi sejak kecil, sampai-sampai terekam dalam mimpinya, dalam pikiran bawah sadarnya
  • Memiliki emosi positif di tengah berbagai tekanan tetap berpikir positif, melihat sebuah peristiwa traumatik dari kacamata Tuhan (kej 50:20)

 

 

 

 

 

 

 

Dimensi Kecerdasan Yusuf:

  1. kecerdasan logika matematika (sudah dibahas di atas)
  2. kecerdasan bergaul, di mana pun Yusuf berada selalu menimbulkan kasih sayang.
  3. kecerdasan alam, Yusuf harus dapat menemukan metode penanaman yang tepat dan mencapai hasil yang berlipat ganda, metode penyimpanan yang bisa bertahan lama, dll
  4. kecerdasan EQ/ emosi, saat dalam tekanan dalam penjara, saat difitnah, saat dilupakan oleh temannya di penjara dulu, saat bisa mengampuni kakak-kakak-nya.

 

8.4.2.Kecerdasan Verbal/ linguistic/word smart

Kecerdasan berbahasa adalah kemampuan menggunakan bahasa untuk berbicara dan menulis dengan lancar dan jelas

 

4 aspek berbahasa:

  1. kemampuan menggunakan bahasa untuk meyakinkan orang lain agar mau melakukan sesuatu
  2. Potensi yang membantu mengingat atau menghafal
  3. Menjelaskan sesuatu secara oral, membuat syair, mengumpulkan pepatah atau pribahasa dan pendelasan singkat, meningkat terus sampai menggunakan kata-kata untuk membuat suatu cerita atau karangan
  4. berbahasa untuk menjelaskan bahasa itu sendiri, kemampuan merefleksi bahasa itu sendiri dan menggunakan

analisa metalinguistik

 

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Pengarang novel, penulis puisi, juru kampanye, ahli pidato, pemimpim organisasi politik, editor surat kabar, wartawan, penterjemah, pengkotbah, humas, pemimpin acara, penyiar TV, Penyiar Radio, dll

 

Ciri-Cirinya:

    • Peka terhadap bahasa
    • Berbicara dengan teratur dan sistematis
    • Penalaran yang tinggi
    • Suka mendengarkan
    • Suka membaca
    • Suka menulis
    • Lancar dalam mengucapkan kata-kata
    • Ingatan akan perbendaharaan kata yang kuat
    • Mampu menciptakan cerita, mengubah akhir cerita.

 

Cara Menumbuhkembangkan:

  • Menceritakan berbagai ragam cerita
  • Bermain tebak kata
  • Membaca dan menulis cerita lucu
  • Menulis jurnal atau buku harian
  • Melakukan wawancara
  • Bermain puzzle kata
  • Mengelola majalah sekolah
  • Aktif berdiskusi
  • Menggunakan Komputer untuk mengolah kata
  • Mengajak anak berbicara
  • Membacakan cerita
  • Bermain huruf dan angka
  • Merangkai cerita
  • Berdiskusi
  • Bermain peran
  • Memperdengarkan lagu-anak-anak

 

 

 

 

 

 

 

Games/ Rangsangan untuk pengembangan Multiple Intelligences

  • Bebicara dua arah
  • Hindari tidak memberi anak kesempatan berbicara
  • Hindari mengritik anak saat mengemukakan pendapat
  • Membacakan cerita atau mendongeng
  • Permainan huruf dan angka
  • Ajak melingkari huruf A yang ada di Koran
  • Main tebak kata nama benda yang dimulai dengan huruf A
  • Kartu bergambar binatang, huruf apa yang bengawali kata Bebek
  • Main tebak-tebakan
  • Merangkai cerita dari potongan gambar atau Koran
  • Membiarkan anak bercerita pengalaman hari itu
  • Latihan mengungkapkan perasaan dengan suatu kalimat misalnya “Hari ini aku senang”, diskusikan
  • Membicarakan perasaan
  • Bermain peran
  • Mendengarkan lagu-lagu/ Menuliskan naskah/ Menulis cerpen , jurnal, dll
  • Mencatat pengalaman selama traveling
  • Mencatat sebuah persiapan mengikuti sebuah lomba sampai meraih kemenangan

 

Manfaat membacakan cerita alkitab untuk anak-anak:

  • mendorong anak-anak mancintai buku alias gemar membaca
  • mampu mendekatkan hubungan orang tua dan anak-anak
  • menanamkan karakter ilahi melalui cerita alkitab
  • mengembangkan daya imajinasi anak, menjernihkan emosi, menyesuaikan diri dengan kecemasan ketika ia diperhadapakan pada pencarian jalan keluar
  • membagikan pengalaman hidup kita yang kaya dengan suka-duka, kegagalan- keberhasilan, manis-pahit, lucu-memalukan, dlsb.

 

Dengarkan dan tanggapi anak anda

Keengganan manusia untuk mendengar dan menangggapi orang lain, bisa menjadi batu sandungan fatal dalam hubungan antar sesama.

Orang tua harus selalu menyediakan telinga bagi anak-anak ketika mereka sedang bercerita atau bertanya. Orang tua harus bisa menjaga privacy atau rahasia anak, jangan bocorkan rahasia atau kelemahan anak pada teman-temannya atau orang lain.

 

Manfaat Makan Bersama di Seputar Meja Makan

Sebuah keluarga yang membiasakan makan bersama di seputar meja makan dan tidak menggantikan acara makan bersama di seputar meja makan itu dengan acara makan bersama di depan TV, biasanya memiliki hubungan yang lebih hangat, komunikasi yang lebih terjalin, dan keterbukaan yang lebih baik. Sang anak dapat bercerita apa saja yang menjadi pengalamannya di sekolah, hal hal apa saja yang sangat menggelikan dan bagaiman perasaannya hari itu. Dan melalui acara makan bersama ini, interaksi di seputar meja makan akan membuat anak anda lebih dapat menumbuhkembangkan lagi kecerdasannya berbahasa.

 

 

Albert Einstein pada masa kecilnya mengalami keterlambatan berbicara yang cukup parah, ia baru benar-benar dapat berbicara di usia 10 tahun, namun demikian bukan berarti dia tidak melakukan pengamatan apa pun di lingkungannya, justru dalam kebungkamannya , ia lebih cermat mengamati dan mengkonseptualisasi dunia, sampai ditemukannya teori realitivitas yang menggemparkan di jamannya yang hingga kini masih digunakan

 

Jean Paul Sartre, filsuf dan Sastrawan Perancis yang hidup di tahun 1905-1980, di usia 5 tahun, mencapai kematangan berbicara seperti orang dewasa, ekspresinya, gaya dan isi pembicaraannya menyerupai orang dewasa, tak lama kemudian ia belajar menulis, pada usia 9 tahun, Sartre menyelesaikan sebuah buku.

 

 

 

 

 

 

 

 

Kecerdasan Linguistik / Berbahasa dalam Alkitab

Tuhan Yesus punya kecerdasan berbahasa yang luar biasa.Dia Ahli dalam bidang pidato di depan   ribuan orang, Dia pandai membuat ilustrasi (misalnya tentang membangun rumah dengan dasar

pasir atau batu)  , cerita pendek (cerpen)misalnya tentang anak yang hilang,kata-kata puitis (mis tentang ucapan bahagia) sehingga penulis Alkitab sering berkomentar tentang reaksi pendengar

 

  • Mat 7:28 Takjublah orang banyak itu mendengar pengajaran-Nya
  • Mat 21:45 Orang farisi pun mengetahui arti dari perumpamaan2 Tuhan-Yesus.
  • Mrk 10:24 Tercengang
  • Luk 2:47 Semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan semua jawab yang diberikannya
  • Luk 7:29 Orang-orang yang mendengar pengajaran Yesus mengakui kebenaran perkataan-Nya, termasuk para pemungut cukai
  • Luk 10 :39 Maria terpaku di kaki Yesus untuk mendengarkan Dia
  • Luk 19:48 Terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia
  • Luk 21:38 Orang-orang antri ingin mendengarkan Dia berbicara
  • Yohanes 8:9 Lewat perkataan-Nya Tuhan Yesus berhasil mengendalikan massa yang sedang mengamuk dan menyeret seorang wanita pezinah kepada Yesus
  • Yohanes 7:40 Orang-orang mengakui Yesus sebagai nabi yang akan datang setelah mendengar perkataan-Nya

 

Contoh tokoh Alkitab lainnya: Salomo I Raja-raja 4:29, Salomo menciptakan 3000 amsal

 

 

KUNCI KEJENIUSAN SALOMO :

 

Sejak kecil dididik oleh sang ayah yaitu Daud, (simak dalam Amsal pasal 4), betapa pentingnya hikmat itu.

Dan hal ini begitu ditekankan sampai berulang-ulang, dan segala sesuatu yang diulang-ulang pasti akan mengendap di pikiran bawah sadar. Dalam Amsal pasal 4, kata didikan (karakter / SQ) diulang sampai dua kali, kata hikmat (kecerdasan emosi / EQ) diulang sampai 5 kali, kata pengertian (IQ) diulang sampai 3 kali

Prioritas Dalam mendidik Salomo adalah:

  1. EQ
  2. IQ
  3. SQ

 

Oleh karna Daud menekankan pentingnya mengejar yang namanya hikmat itu, hasrat untuk memburu hikmat itu tertanam di pikiran bawah sadar Salomo, oleh karena itu saat Tuhan menjumpai Salomo di gelombang theta/ pikiran bawah sadar, dalam mimpinya, maka secara spontan Salomo menjawab pertanyaan Tuhan dengan meminta hikmat, dan bukan meminta yang lain seperti kekayaan, kehormatan dan kejayaan, atau nyawa musuh.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Amsal 1: 7

Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan (IQ) , tetapi orang bodoh menghina hikmat (EQ) dan didikan (SQ)

 

Jika ayat ini dihubungkan dengan Amsal 22:4 ditulis bahwa :

Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah: kekayaan, kehormatan dan kehidupan

 

Dari dua ayat ini dapat disimpulkan bahwa: pengetahuan (IQ) mendapat ganjaran kekayaan, hikmat (EQ) mendapat ganjaran kehormatan, serta didikan (SQ)  mendapat ganjaran kehidupan.

Membedah I Raja-raja 3: 1-15

 

Salomo sangat rendah hati, Salomo menyadari bahwa ia membutuhkan kasih karunia Tuhan, ia menyadari sepenuhnya bahwa ia sangat terbatas dalam hal pengalaman, ia masih sangat muda dan belum sempat memakan asam garam sebanyak ayahnya, dan ia menyadari tugas yang ia emban bukanlah tugas yang ringan.

Salomo tidak tergiur dengan kekayaan, ketenaran, kejayaan, pembalasan terhadap musuh …Sebagai raja yang masih sangat muda, Salomo menyadari, bahwa ia membutuhkan HIKMAT.

 

Saat Tuhan menjumpainya di Tetha, pikiran bawah sadar, yang diminta Samolo adalah HIKMAT, yang mana hikmat ini bisa berfungsi untuk (ayat 9) :

  1. faham untuk menimbang perkara untuk menghakimi umat Tuhan
  2. dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat

 

Orang yang berhikmat (EQ) mempunyai 2 aspek (ayat 9):

  1. kecerdasan dalam mengambil keputusan yang tepat
  2. kecerdasan dalam mengelola emosi yang nantinya juga bila dilatih terus akan menghasilkan karakter positif

 

Level yang diminta Salomo hanyalah level EQ, bukan sampai level tertinggi SQ, oleh karena itu, upah yang Tuhan berikan adalah:

  • hikmat (EQ)
  • pengertian (IQ) – tidak diminta Salomo, tetapi diberikan oleh Tuhan.
  • kekayaan (upah dari IQ)
  • dan kemuliaan (upah dari EQ)
  • dalam standart yang luar biasa.

 

tetapi soal upah UMUR PANJANG / kehidupan sebagai upah dari SQ (level tertinggi) (Amsal 22:4)  nanti dulu, ada syarat yang Tuhan minta, yaitu jika mau hidup taat pada Tuhan ( karakter/SQ/ yang diperoleh dari didikan)

 

Orientasi hidup Salomo dalam I Raja 3: 3 adalah menunjukkan kasihnya kepada Tuhan dengan hidup menurut ketetapan-ketetapan Daud, ayahnya, dalam hal ini Salomo belum memiliki pengenalan pribadi dengan Tuhan. tetapi di ayat 14, Tuhan menegaskan, bahwa tidak cukup bagi Tuhan bahwa Salomo hanya mengikuti jejak Daud dalam pengenalannya akan Tuhan, Tuhan menginginkan Salomo memiliki pengenalan akan Tuhan secara langsung, dan secara pribadi, tidak melalui ayahnya, tidak hidup di bawah bayang-bayang sang ayah. Level SQ tidak sama dengan seperti kita berguru pada seorang guru, belajar tentang ilmu flora dan fauna, misalnya. Level SQ hanya didapat secara pribadi dengan Tuhan, tidak bisa melalui perantara.

 

 

Peranan Daud tetap ada, tetapi bukan sebagai perantara antara Salomo dengan Tuhan, melainkan hanya sebagai standart/teladan hidup -yang intim dengan Tuhan – saja.

 

Perhatikan , untuk mencapai level SQ diperlukan didikan, pembentukan karakter sehingga serupa Kristus, dan hal itu hanya bisa diraih dengan cara bergaul intim dengan Tuhan, pengenalan dengan Tuhan setiap hari, dan jangan hanya dari kata orang saja kita mengenal Tuhan ( Ayub 42:5).

 

Tuhan menampakkan diri kepada Salomo untuk kedua kalinya dalam I Raj 9: 1-25

Dalam peristiwa ini, Tuhan memberi peringatan pada Salomo untuk mendidik anak-anaknya hidup takut akan Tuhan, (ay 6), Tuhan juga berpesan agar Salomo hidup taat pada Tuhan dan apabila mereka meninggalkan Tuhan serta menyembah berhala, maka akan ada hukuman.

 

Beralih ke I Raj 11: 1-13

 

Tuhan murka pada Salomo, karena Tuhan telah dua kali menampakkan Diri-Nya pada Salomo, dan Tuhan juga sudah memberi peringatan kepadanya, tetapi Salomo melanggar perjanjiannya  dengan Tuhan.

 

Seharusnya perjumpaan dengan Tuhan itu sangat berkesan, dan merupakan peristiwa yang tidak mungkin terlupakan, melekat di pikiran bawah sadar.  Semua pesan Tuhan, dalam dua kali Tuhan menampakkan diri itu, seharusnya menjadi bagian yang sangat terpatri dalam sanubari Salomo.

Lalu mengapa Salomo sampai meninggalkan Tuhan dan menyembah berhala?

 

(ayat 2-3)

istri-istri Salomo yang menyembah berhala itu menarik hatinya lebih daripada Tuhan.

 

Inilah gelombang alpha cara dunia. Kesenangan seks bebas / polygami, dan pergaulan  yang buruk merusak kebiasaan yang baik. I Kor 15:33.

 

Semua kebiasaan buruk dari teman/istri/sahabat, dll yang tidak seturut Firman Tuhan, adalah bahasa gambar yang terus menerus  diulang-ulang dan mengendap di pikiran bawah sadar, bisa saja menumpuki memory perjumpaan dengan Tuhan di masa yang dulu.

 

Gelombang alpha cara Alkitab, penyembahan Salomo kepada Tuhan, terlalu jarang dan sedikit sekali , ( I Raj 9:25) yaitu hanya tiga kali (bukan dalam sehari- melainkan) setahun. Bandingkan dengan Daud, Maz 5: 4, Daud menghadap Tuhan setiap pagi.

 

Kesimpulan : sekalipun seseorang pernah melihat Tuhan menampakkan diri, bahkan sampai dua kali, dan menjadi pengalaman yang tak terlupakan seumur hidup, akan tetapi apabila tidak membangun gaya hidup gelombang alpha cara Alkitab, dengan bergaul intim setiap hari dengan Tuhan, kemurtatan bukan menjadi hal yang aneh.

 

Beralih ke I Raja 12; 1-24

Rehabeam , anak Salomo menjadi raja menggantikan ayahnya. Lihatlah dalam perikop ini. Kegagalan Salomo dalam mendidik Rehabeam (I Raj 9:6), menyebabkan starting point Salomo yang mana sanggup membuat orang Israel tercengang saat ia memberi keputusan mengenai 2 orang wanita yang memperebutkan seorang bayi, dalam sebuah kasus tanpa saksi mata ini, sangat berbeda dengan starting point sang anak, Rehabeam , yang tidak mau mendengar nasehat orang lain, sehingga dengan menaikkan pajak, kerajaan Israel menjadi pecah.

 

 

Rehabeam sama sekali tidak memiliki kecerdasan Hikmat (EQ) seperti sang ayah.

Ingat, orang yang berhikmat : mampu mengambil keputusan yang tepat dan mampu mengelola emosinya dengan baik.

Sangat berbeda sekali dengan Ester yang memiliki kecerdasan EQ tinggi, mau mendengar nasehat Mordekai, dan mampu mengambil keputusan yang tepat.

 

Kesimpulan dari ulasan panjang ini adalah:

  1. didik anak-anak, persiapkan mereka seperti Daud mempersiapkan Salomo, sejak kecil, didik mereka.
  2. tanamkan pentingnya didikan (SQ) lebih daripada EQ dan IQ. (dalam hal ini Daud, lebih menekankan EQ pada Salomo)
  3. SQ harus diraih dengan cara pergaulan pribadi dengan Tuhan. Sebagai orang tua tidak boleh jadi juru bicara antara anak dan Tuhan, kita harus bawa anak-anak alami Tuhan secara pribadi, tetapi tetap hidup kita jadi teladan.
  4. kegagalan Salomo adalah:
    • gelombang alpha cara dunia membuat peristiwa Tuhan menampakkan diri padanya sampai 2 kali, tergeser dari hidupnya.
    • Tidak membangun gaya hidup gelombang alpha cara Tuhan. (ibadah kepada Tuhan, semua unsur ibadah kita adlah gelombang alpha)
    • Kegagalan mendidik anak, karna gagal meninggalkan teladan hidup ‘mengikut Tuhan dengan sepenuh hati”

 

Dimensi kecerdasan Salomo:

  1. wordsmart; menciptakan 3000 amsal
  2. people smart; pandai menjalin hubungan politik luar negri, sehingga mendatangkan banyak upeti
  3. picture smart; Salomo mendesign sendiri Bait Allah dan istananya yang sangat megah I raj 6: 38
  4. music smart, karna salomo juga menggubah lagu sejumlah 1005 lagu ( I Raj 4: 32)
  5. nature smart , ahli flora dan fauna ( I Raja 4: 33)

 

8.4.3.Kecerdasan Visual Spacial

Kecerdasan Visual Spacial adalah kemampuan untuk membayangkan suatu bidang datar atau ruang dengan akurat

 

3 komponen Kecerdasan Visual Spacial:

    1. Kemampuan untuk mengenali identitas sebuah objek ketika objek itu ada dari sudut pandang yang berbeda
    2. Kekmampuan untuk membayangkan gerakan atau perpindahan tempat yang terjadi secara internal dalam sebuah konfigurasi ?sudah dapa membayangkan hasil akhir sebuah karya, sebelum karya itu jadi
    3. Kemampuan untuk memahami hubungan special anatara tubuhnya atau dirinya dengan benda lain

 

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Arsitek, pelukis, pematung, navigator, pemain catur, ahli ilmu lingkungan alam, sarjana ilmu fisik, ahli strategi perang, designer grafis, designer interior, designer kostum, make up artist, kamerament. Editor film, penulis buku kartun, kartunis , dll

 

Ciri:

  • Berpikir dengan menciptakan sketsa atau gambar
  • Mudah membaca peta/diagram
  • Mudah ingat bila melihat gambar
  • Memiliki cita warna yang tinggi
  • Mampu menggunakan semua indra untuk melukiskan sesuatu

 

 

 

 

 

Cara menumbuhkembangkan

  • Menggunakan gambar, titik-titik, dan symbol-simbol dalam belajar
  • Belajar menggambar peta dan diagram
  • Gunakan pemetaan pikiran
  • Melakukan kegiatan visualisasi
  • Menonton atau membuat sendiri film video
  • Merubah suasana perabot rumah untuk menciptakan sudut pandang berbeda
  • Dan gunakan computer grafis
  • Menggambar dan melukis dengan berbagai media
  • Mencorat-coret
  • Menyanyi, mendengarkan musik sambil mengenal dan membayangkan suatu konsep
  • Membuat kerajinan tangan
  • Mengunjungi berbagai tempat yang unik arsitekturnya
  • Melakukan permaina konstruktif dan kreatif
  • Mengatur dan merancang

 

 

Games/ Rangsangan untuk pengembangan Multiple Intelligences

  • Bermain computer
  • Pengenalan pola-pola, rumusan-rumusan, hubungan-hubungan
  • Menyelesaikan puzzle, ular tangga dan domino
  • Buat puzzle sendiri dari gambar yang sudah ada
  • Kenalkan bentuk-bentuk sejak dini: oval, trapezium, segi delapan , dll
  • Eksplorasi ringan : mengaitkan pola hubungan sebab akibat
  • Perbandingan/ Pengenalan hubungan/ tebak-tebakan
  • Mengenalkan pola kancing, dan pola warna
  • Eksperimen di alam misalnya mengamati proses daun kering
  • Berbelanja bersama
  • Memasak
  • Menata meja makan
  • Manata rak sepatu
  • Mengunjungi dan mempelajari sesuatu di museum
  • Mengamati kerja ahli atau perancang di pusat ilmu pengetahuan
  • Bermain catur
  • Bermain pulse
  • Menggambar’bermain balok
  • Bermain maze/ menemukan jejak
  • Membangun bentuk
  • Membentuk bangunan-bangunan
  • Poster dan gambar-gambar
  • Film
  • Design
  • Merancang
  • Grafik
  • Table
  • Permainan konstruktif dan kreatif
  • Balok plastic dan kayu
  • Peta
  • Kamera
  • Gambar dan slide
  • Bermain warna untuk mneggambarkan suasana hati
  • Halma dan catur
  • Membuat beberapa prakarya dari sedotan, tali, cat air, dan kreasi tissue
  • Membuat taplak, kalung atau gelang
  • Melukis dengan pola
  • Membuat pola dari pelepah pisang dan cat air
  • Gunting dan kertas lipat
  • Ke museum atau kebun binatang

 

 

 

 

 

 

 

Sebuah penelitian lain yang mereka lakukan terhadap anak-anak prasekolah, selam 8 bulan, 19 anak prasekolah mendapat pendidikan selama 15 menit untuk mendapatkan karya-karya Mozart. Anak-anak tersebut dibandingkan dengan anak yang tidak mendapatkan latihan serupa.

Hasilnya, anak-anak mendapat latihan bermusik memiliki skor lebih tinggi pada spatial reasoning performance/ kemampuan pemahaman special.

 

 

Juara Catur Boris Spassky dan kartunis Walt Disney adalah beberapa nama

yang menunjukkan orang-orang dengan kecerdasan Visual Spacial yang tinggi.

 

Kecerdasan Visual Spasial Dalam Alkitab

  • Mat 6 :3 Tuhan Yesus adalah tukang kayu
  • Mat 13:55 Tuhan Yesus adalah anak tukang kayu. Tuhan Yesus belajar menjadi tukang kayu dari Yusuf ayah-Nya

 

Contoh tokoh alkitab lainnya: Nuh (Kej 6:14-17), Musa (Kel 25-31)

Dimensi Kecerdasan Nuh meliputi:

Kejadian 6:9-21
1. Kecerdasan Visual Spasial; dimana Nuh dapat menterjemahkan bahasa Lisan Tuhan, ke dalam bahasa Gambar dan Rancang Bangun Bahtera.
2. Kecerdasan Olah Tubuh; dimana Nuh dan keluarganya membuat Bahtera dengan tentunya ‘tenaga’ dan fisik yang luar biasa. Yaaaah bolehlah kalau disamakan dengan nge-gim.
3. Kecerdasan Natural : dimana Nuh mendapat tugas yang tidak mudah, yaitu membawa segala jenis binatang, masing-masing jenis sepasang. untuk itu Nuh harus mempelajari makanan seetiap binatang, cara menjinakkan, cara menggiring, dll. Dan bukan hanya itu, nuh memakai kecerdasan naturalnya untuk mendeteksi sejauh mana air bah telah surut, dengan melepas Burung Gagak, Burung Merpati (sampai 3 kali)
4. kecerdasan Logika Matematika. untuk membuat rancang bangun dengan ukuran yng sudah ditetapkan Tuhan, tentu saja Nuh harus pandai menghitung bahan yang diperlukan, dll

Kunci Kejeniusan Nuh :
1. Intim dengan Tuhan. SQ yang tinggi.
2. Kecerdasan spiritual menghasilkan karakter ;
‘berani tampil beda’ dari orang yang hidup sejamannya
bekerja keras
bekerja dalam ketepatan (ay 22)
motivasi kerja “untuk kelangsungan bumi” bukan untuk motif kerajaan pribadi.

Ingin smart? Semakin intim dengan Tuhan, semakin smart.

 

8.4.4.Kecerdasan Olah Tubuh/ Kinestik/ Bodysmart

Kecerdasan olah tubuh adalah kemampuan menggerakkan anggota badan secara indah, lentur dan sempurna

 

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Penari, actor/aktris, olehragawan, pekerja lapangan, mekanik yang berbakat, koreografer, penari latar, sutradara, Model , dll

 

 

 

 

 

 

Ciri:

  • Kepribadiannya bersikap rileks,
  • suka olahraga fisik,
  • suka menyentuh
  • ahli bermain peran
  • belajar dengan bergerak-gerik
  • berperan serta dalam proses belajar
  • peka terhadap kondisi lingkungan fisik
  • gerak-gerik tubuhnya terlatih dan terkendali
  • suka bermain dengan suatu benda sambil mendengarkan orang lain berbicara
  • sangat berminat dalam bidang mekanik

 

Cara menumbuhkembangkan

  • latihan fisik
  • tarian
  • gerak-gerik
  • drama
  • bermain peran
  • aktivitas bermain
  • karya wisata dalam belajar
  • alat peraga bongkar pasang
  • menari
  • bermain peran
  • physical gesture (gerak tangan)
  • drama
  • latihan fisik
  • pantomime
  • berbagai olah raga

 

Games/ Rangsangan untuk pengembangan Multiple Intelligences

  • menari
  • bermain peran
  • renang, sepak bola, tennis, berbagai jenis sport/ olah raga
  • sanggar drama
  • klup tari

 

Pada awal Pebruari 2003 lalu, seorang anak berusia 4,5 tahun bernama Tacha Berliansyah, mencari perhatian public dengan keikutsertaannya dalam lomba lari marathon Bali 10 K-A Solidarity Run For Bali, sebagai peserta termuda. Bersama sekitar 15 ribu pelari marathon tingkat local maupun internasional

 

Michael Jordan (pemain bola baskaet) dan Babe Ruth (pemain baseball legendaries dari Amerika) sebagai orang-orang dengan kecerdasan gerakan tubuh yang tinggi. Joe Montana (pemain sepak bola gaya Amerika) dan Kerrie Stru (Pesenam oleimpiade) adalah pemilik kecerdasan gerakan tubuh

 

Carlie Caplin juga memiliki kecerdasan tinggi walaupun dia bukan seorang olahragawan

Septian Dwi Cahyo juga mempunyai kecerdasan oleh tubuh sebagai seniman pantomim

 

 

Kecerdasan Olah Tubuh Dalam Alkitab

  • Mat 4:23 Tuhan Yesus berkeliling di seluruh Galilea. Bayangkan bahwa Tuhan Yesus olah raga utamanya adalah gerak jalan bersama dengan murid-murid-Nya

 

 

 

 

 

 

Contoh tokoh  alkitab lainnya: Miriam (Kel 15:20), Daud melawan beruang, singa , Goliat, selalu menang di medan peperangan, Gideon (Hak 8), Simpson (Hak 15)

 

KUNCI KEJENIUSAN DAUD

 

Daud selalu menang dalam berperang, baik melawan manusia maupun melawan binatang buas. Tentu dalam berperang membutuhkan kecerdasan oleh tubuh yang luar biasa

 

Kunci kejeniusan Daud:

  1. keintiman Daud dengan Tuhan ( Maz 65:5)
  2. selalu menjadikan Tuhan konsultan perangnya.
  3. gaya hidup gelombang alpha cara Tuhan, praise and worship (Maz 57: 8-9)
  4. mau mendengarkan nasehat Abigail (seorang perempuan) untuk mengendalikan emosi (EQ)
  5. cepat bertobat saat ditegur Nabi Nathan.

 

Semakin intim dengan Tuhan , semakin smart.

 

Dimensi Kecerdasan Daud:

  1. People smart: berhasil melatih orang-orang latar belakang penjahat menjadi prajurit-prajurit gagah perkasa ( I Sam 22: 1-2, II Sam 23: 8-38)
  2. Picture Smart. Untuk memimpin peperangan, Daud harus menguasai strategi perang. Menyusun strategi perang pastilah melibatkan gambar medan peperangan, dan harus dapat membayangkan situasi lapangan yang nanti akan dihadapi, ketinggiannya, arahnya, dll. Untuk dapat menguasai ini, Daud pastilah memiliki Kecerdasan Visual spatial yang tinggi sekali
  3. Self smart. Kecerdasan emosi Daud sangat tinggi, karna dia bisa melalukan jebakan-jebakan berupa kesempatan emas untuk membunuh Saul yang memusuhinya tanpa sebab, bahkan setelah dia dalam posisi sebagai seorang menantu. Dapat mendengar nasehat Abigail untuk tidak main hakim sendiri.
  4. Body smart . Sudah kita bahas di atas tadi
  5. Music smart. Sebagian besar Mazmur ditulis oleh Daud
  6. Word smart. Daud bukan hanya mengkomposisi lagu-lagunya dengan melody yang indah, namun ia juga sekaligus penulis syairnya
  7. Nature Smart. Daud 13 tahun lamanya hidup sebagai buron dikejar-kejar oleh Saul. Tentu saja dalam masa penggembaraannya sebagai buron, Daud bersentuhan dengan alam, layaknya pramuka yang bercamping selama 13 tahun.

 

Hanya numbersmart saja yang kita tidak memiliki jejaknya.

 

 

8.4.5.Kecerdasan Musik/ Musik Smart

Kecerdasan Musik adalah : kemampuan memadukan nada-nada secara harmonis dan indaha dalam bentuk gubahan lagu, nyanyian dan bermain alat musik

 

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Pencipta Lagu, Konductor, Pengerajin alat musik, penala piano, penyanyi, pemain musik, guru musik, arranger, juri musik, pemain band, pencipta jingle iklan, piñata musik film, pembuat musik midi, dll

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ciri:

  • Peka terhadap irama
  • Peka nada, peka warna suara
  • Peka terhadap nuansa emosi suatu musik
  • Peka terhadap gubahan musik yang bervariasi
  • Biasanya sangat spiritual;

 

Cara Menumbuhkembangkan

  • Mengikutkan anak dalam paduan suara
  • Latihan memainkan alat musik
  • Belajar melalui lagu
  • Bekerja dengan mendengarkan musik
  • Mengubah suasana hati anak dengan musik
  • Gunakan musik untuk membuat anak santai
  • Kembangkan fantasi anak dengan musik
  • Belajar menghafal dengan menyanyi lagu rap
  • Mencoba membuat lagu
  • Menyanyi atau memutarkan lagu-lagu
  • Latihan mengenal ritme/ menirukan ritme
  • Belajar bersenandung
  • Melakukan gerak berirama
  • Latihan lagu dan aksi
  • Mendengarkan musik bersama
  • Menggambar dengan diiringi musik
  • Membuat alat musik sendiri
  • Bermain musik lewat computer
  • Membuat aransemen lagu sederhana dengan handphone

 

Games/ Rangsangan untuk pengembangan Multiple Intelligences

  • Menyanyi lagu tentang mepandangan
  • Mendengarkan musik klasik
  • Bernyanyi bersama
  • Tebak-tebakan lagu
  • Mengganti syair lagu
  • Menebak Warna Suara Musik, dll.

 

Tingkatkan Kecerdasan Musik Anak Anda

  1. Banyak Mendengarkan musik, hadirkan musik di rumah, di mobil, di kamar tidur, di ruang bermain, saat anak beraktivitas, akan tidur, bangun tidur.
  2. Anggarkan dana untuk membeli kaset/CD/MP 3 secara bulanan/berkala
  3. Manfaatkan barang-barang bekas untuk bermain musik
  • Tutup kaleng bisa jadi simbal, tutup panci dan kerdus bekas bisa jadi drum
  • Steak drum bisa dari sumpit mie, sendok garpu, dll
  • Kotak sepatu yang dilubang tengahnya, beri penahan potongan gabus, beri tiga buah karet, jadilah gitar-gitaran.
  • Sisihkan hanger, gantungkan dalam hanger tersebut sendok atau garpu/ sisa-sisa botol mini obat yang bisa jadi alat musik perkusi
  • Botol sisa bisa ditiup dan menghasilkan bunyi
  • Isi botol akua berbagai ukuran dengan biji-bijian berbagai jenis, untuk membuat maracas tiruan
  • Buatlah rebana dengan memanfaatkan tutup-tutup botol yang dipakukan di sebuah kayu sisa bangunan
  • Botol sirup diisi dengan air yang berbeda tingginya , agar menarik isi dengan air warna-warni, dan dipukul untuk mendapatkan suara yang berbeda tinggi
  • Gelombang pada botol coca cola jika digesek dengan sebuah sendok menghasilkan bunyi yang mengashikkan
  1. Lengkapi rumah Anda dengan benda-benda musikal
  • Lengkapi rumah dengan bel yang berisi banyak melodi
  • Hias halaman dengan musik gantung dari bambu atau logam
  • Belilah mainan anak yang berhubungan dengan musik, misalnya gamelan kecil yang didapat di pasar, bamboo kecil yang menghasilkan suara burung bernada tinggi, atau bambu yang dapat ditiup bernada rendah (mudah dimainkan), keayboard kecil, dll
  • Tempel gambar poster alat musik tradisional maupun internasional dalam salah satu sisi kamar anak anda

 

 

 

 

 

  1. Ajak anak Anda bermain main dengan musik
  • Bermain irama dengan tepuk berpasangan : Lagu irama: pok ami-ami
  • Bermain berpacu dalam melody, menggunakan senandung
  • Mengganti lagu-lagu iklan favorit dengan kata-kata sendiri misalnya lagu Walls Ice Cream diganti dengan kata-kata “Ayo Dit, Ayo Dit, Ayo pergi mandi !” si anak menjawab “Iya Ma, Iya Ma, Dito mau mandi”
  • Ajak anak menghafalkan suatu yang berurut dengan menggunakan lagu, misalnya , nama hari, nama kitab di Alkitab, dll
  • ajak anak bermain irama dengan berbagai macam tepuk , misalnya:

Tepuk Pancasila : plok plok plok bintang

Plok plok plok rantai emas, dst

 

  1. Ceritakan pada anak tentang Musik dalam Alkitab sebagai pengantar tidur
  • Tuhan Yesus suka menyanyi. (Mat 26:30) Sebelum Dia mengalami sengasara-Nya di kayu salib, Dia mengawalinya dengan menyanyi bersama murid-murid-NYa
  • Daud adalah pemain kecapi yang ulung, mahir. Saat dia memainkan kecapinya Saul yang kerasukan dapat sembuh. Daud suka memuji Tuhan dan mengarang banyak sekali lagu.
  • Barisan perang Bangsa Israel yang paling depan justru anggota paduan suara, bukan para tentara bersenjata, Mereka alami kemenangan. II Taw 20
  • Paulus dan Silas di penjara memuji Tuhan, dan belenggu-belenggu terlepas (Kis 16:19-40)
  • Maria ibu Yesus suka menyanyi (Luk 1:46-55)
  • Musa suka menyanyi (keluaran 15)
  • Hana ibu Samuel suka menyanyi ( I Sam 2)
  • Debora setelah menang berperang dia menyanyi ( Hak 5)
  • Kakek Zakaria walaupun sudah tua juga suka menyanyi (Luk 1:68-79)
  • Saat Yesus lahir, para malaikat memberitakan kelahiran-Nya dengan menyanyi (Lukas 2:14)
  • Tuhan menyukai Band (maz 150; semua jenis alat musik, petik, pukul, gesek, tiup, ada
  • Di Surga orang-orang memuji Tuhan dalam nyanyian (Wahyu 15)
  • Kalau suka menyanyi dan gembira, jarang terkena sakit penyakit (Amsal 15:13 ; Amsal 17:22)
  • Tuhan menciptakan Adam dan Hawa /manusia dengan musik dalam hidupnya tubuhnya, misalnya bertepuk tangan, menyanyi,detakan jantung, petikan jari, hentakan kaki, suara pukulan paha atau lengan, kedipan mata yang bisa mengikuti irama, atau lirikan mata penari bali yang bisa mengikuti irama musik, siulan, senandungan, bermain musik, menciptakan alat musik, menikmati musik, menciptakan  lagu dll. Tidak ada satu binatang pun yang bisa melakukan hal itu semua.
  1. Mengajak anak menonton konser atau drumband karnaval
  2. Sesering mungkin menyanyi dengan tempo dan ketukan yang benar, hal ini penting untuk menanamkan tempo yang stabil pada anak-anak
  3. Pilih dan saring lagu-lagu dan musik jenis apa yang bermanfaat atau sebaliknya bagi anak-anak kita
  4. Dirikan Mezbah Keluarga dimana kita mengajak anak-anak memuji dan menyembah Tuhan.

 

Manfaat khusus dari Musik Vokal bagi perkambangan anak:

  • Pembentukan perilaku
  • Melatih daya ingat
  • Mengembangkan daya imajiansi anak
  • Menambahkan perbendaharaan kosa kata
  • Perkembangan motorik
  • Menambah wawasan mengenai lingkungan sekitar
  • Menyalurkan dan mengendalikan emosi anak
  • Media untuk belajar bahasa Indonesia yang baku dan juga bahasa asing
  • Mengembangkan apresiasi musik
  • Pembentukan konsep gambar diri yang sehat
  • Meningkatkan daya konsentrasi

 

Musik dipercaya dapat memberikan sumbangan yang penting untuk meningkatkan kecerdasan, ketrampilan motorik serta kemampuan bersosialisai seorang anak

Prof. Martin Gardiner, seorang ahli riset otak (1996) menyimpulkan basil penelitian sebagai berikut: musik ternyata dapat membantu meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis dan berhitung pada anak-anak, bahkan anak-anak yang berkemampuan membaca di bawah rata-rata pun dapat mengejar ketinggalannya setelah mereka diperkaya dengan pelajaran musik.

 

 

 

 

 

 

 

 

Para peneliti menyimpulkan bahwa struktur musik yaitu : ritme, melodi, dan harmony berkaitan erat dengan proses belajar. Terpaan musik sejak dini membuat anak lebih mudah untuk mengenal hubungan anara waktu, ruang, dan urut-urutan kejadian yang semuanya itu diperlukan untuk memudahkan anak memahami logika, matematika dan menyelesaikan masalah. Pengulangan pola irama pada musik dapat merangsang kecerdasan dalam meningkatkan kemampuan belajar matematika  dan sains. Irama dan frekuensi musik dapat meningkatkan kemampuan berbahasa. Dan jenis-jenis musik tertentu dapat berdampak positif pada perkembangan kecerdasan dan kreatifitas balita

 

Monty P. Satyadarma dalam bukunya Teraphy Musik menyebutkan bahwa vibrasi merangsang sel-sel otak sehingga sel-sel tersebut bekerja lebih aktif. Akibat pengaruh musik yang mengenalkan ritme serta irama pada anak maka anak terarah untuk bergerak secara singkron dan selaras

Berbagai studi membuktikan bahwa musik bukan hanya memberikan hiburan menyenangkan bagi manusia, melainkan juga mengasah kepekaan emosi.

 

Ditemukan bahwa mahasiswa-mahasiswa Hungaria yang diakui dunia memiliki rangking tertinggi di bidang ilmu pengetahuan, ternyata dididik oleh sekolah-sekolah yang mengintegrasikan musik ke dalam kurikulum pendidikan sejak tingkat prasekolah hingga universitas.

 

 

Mozart, Bach, Beethoven, Debussy, Haydn, Tschaikovsky, Chopin, Jhon Lenon, stevie Wonder, Carole King, John Williams dan Carlos Santana

Adalh orang-orang dengan kecerdasan musik tinggi

 

Yehudi Menuhin, composer dan pemain biola besar dunia, jatuh cinta pada musik dan biola sejak usia 3 tahun, tak lama setelah ia menyaksikan konser biola Louis Persinger bersama ayah bundanya, ia meminta hadiah ulang tahun sebuah biola dan guru biola, akhirnya Louis Persinger pun menjadi gurunya dan pada usia 10 tahun ia pun mendunia sebagai pemain biola cilik

 

Kecerdasan Musikal Dalam Alkitab

  • Mat 26:30 Tuhan Yesus juga suka menyanyi, sebelum Ia memasuki masa sengsara-Nya, ia mengajak murid-murid-Nya menyanyikan nyanyian pujian, Tuhan Yesus tahu betul bahwa kuasa dari puji-pujian sanggup memberi-Nya kekuatan menghadapi Via Dolorosa

 

Contoh tokoh alkitab lainnya : Salomo menciptakan 1005 nyanyian I Raj 4:29. Daud menciptakan banyak Mazmur, menciptakan alat musik, jago main kecapi, dan ahli mengatur pemusik-pemusik yang bertugas di bait suci Tuhan.

 

 

KUNCI KEJENIUSAN YESUS

 

Makalah ini memaparkan setiap dimensi kecerdasan dengan bukti-bukti kejeniusan Yesus.

 

Menjadi pertanyaan kita, apa sebenarnya yang menjadi kunci kejeniusan Yesus?

  1. Kecerdasan SQ yang tinggi, karena pada usia 12 tahun, sedemikian antusias mendiskusikan kitab taurat Tuhan sampai tidak terasa dua hari terlewat.
  2. Yang tertanam dalam pikiran bawah sadar Yesus adalah keintimannya dengan Bapa, terbukti saat ada di dalam perahu yang hampir tenggelam ( Mrk 4: 39) Yesus yang tertidur pulas ( gelombang delta) dibangunkan, dan kata pertama yang secara refleks keluar dari mulut-Nya adalah : “Tenanglah…!” bandingkan dengan Maz 62:2 “hanya dekat Allah saja, aku tengang….” Ketenangan yang luar biasa ini hanya di dapat dari keintiman dengan Bapa.
  3. Hasrat Yesus yang terdalam adalah kerinduan untuk menggenapkan kehendak Bapa dalam hidupnya.

 

 

 

 

Dimensi Kecerdasan Yesus:

Dimensi kecerdasan Yesus telah dibahas pada tiap dimensi kecerdasan yang ada.

 

8.4.6.Kecerdasan Interpersonal / Kecerdasan Antarpribadi/ People Smart

Kecerdasan interpersonal adalah  kemampuan untuk memahami dan bergaul dengan orang lain

 

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Politikus, Mediator, guru, pendeta/ pastor, konselor, manager, humas, pedagang, sales, pekerja social, public speaker, konselor, management,marketing, Pramugari/ Perawat/ Wartawan

 

Ciri:

  • Ahli berunding
  • Pandai bergaul
  • Mampu membaca niat orang lain
  • Menikmati saat-saat bersama orang lain
  • Memiliki banyak teman
  • Pintar berkomunikasi
  • Suka dengan kegiatan kelompok
  • Gemar bekerja sama
  • Menjadi mediator
  • Pandai membaca situasi

 

Cara Menumbuhkembangkan:

  • Belajar kelompok
  • Sediakan anak waktu untuk bergaul
  • Gunakan ketrampilan berkomunikasi
  • Belajar membina hubungan antar pribadi
  • Bermain telephone
  • Perayaan dalam pembelajaran
  • Buatlah suasana belajar menyenangkan
  • Belajar melayani orang lain
  • Gunakan metode tutor sebaya
  • Mengembangkan dukungan kelompok
  • Menetapkan aturan tingkah laku
  • Memberi kesempatan bertanggung jawab di rumah
  • Bersama-sama menyelesaikan konflik
  • Melakukan kegiatan sosial di lingkungan
  • Menghargai perbedaan pendapat antara si kecil dengan teman sebaya-nya
  • Menumbuhkan sikap ramah dan memahami keragaman budaya lingkungan social

 

Games/ Rangsangan untuk pengembangan Multiple Intelligences

  • Memberi teladan dalam bertingkah laku dan berbahasa
  • Membimbingnya dalam memecahkan suatu masalah
  • Mengajaknya berdiskusi
  • Mengajarkannya cara menghargai orang lain
  • Mengajarkan anak mendengarkan pendapat orang lain
  • Mengajar anak berempati terhadap orang lain/ Mengajaknya ke Panti Asuhan
  • Berlomba dan bermain dalam jenis permainan kelompok
  • Memasak bersama
  • Mengikutkan dalam clup bahasa inggris/ clup musik band/ dll
  • Autbond/ kemah/traveling
  • Buku humor
  • Mengajaknya tertawa dalam gurauan yang lucu
  • Mengajarkannya bersikap sopan santun
  • Tolong menolong
  • Berbagi
  • Kejujuran
  • Berlatih sportif

 

 

 

 

 

 

  • Memberi tanggung jawab mengerjakan pekerjaan rumah
  • Berdiskusi sambil makan bersama di meja makan
  • Menolong orang yang tertimpa musibah
  • Menghargai perbedaan pendapat antara si kecil dengan teman sebayanya
  • Mengembangkan sikap ramah
  • Mengajak anak memahami keragaman budaya lingkungan sosialnya
  • Bermain talking stick
  • Mengikuti lomba di RT 17-an
  • Mengunjungi tetangga yang mengadakan acara syukuran atau hari raya
  • Berkunjung ke rumah saudara

 

 

Martin Luther King Jr, Franklin D. Roosevelt serta Jendral Norman Schwartzkopf mereka adalah nama-nama yang memiliki kecerdasan interpersonal yang tinggi

 

 

Kecerdasan Interpersonal Dalam Alkitab (Kecerdasan Bergaul)

  • Tuhan Yesus pandai bergaul dengan siapa saja, Dia dijuluki sahabat orang berdosa karena Dia bergaul dengan pemungut cukai, perempuan berdosa, murid-murid-Nya pun berasal dari berbagai kalangan, ada dokter (cendekiawan), ada nelayan (rakyat jelata), ada pemungut cukai (Pegawai Negri), ada golongan orang zelot (politikus), Tuhan Yesus menjalin hubungan dengan banyak orang, dan Dia memilih untuk memuridkan 12 orang

 

Contoh tokoh Alkitab lainnya: Musa (Kel 1 dst)

Musa memiliki kecerdasan bergaul yang tinggi sekali, karna untuk memimpin Bangsa Israel yang sedemikian banyak dalam perjalanan yang tidak sebentar dengan karakter mereka yang juga tidak mudah dihadapi, membutuhkan people smart yang tinggi sekali

Musa dikatakan sendiri oleh TUHAN, bahwa pada nabi lain Tuhan berbicara lewat mimpi, pengelihatan dan teka-teki…namun khusus dengan Musa…Tuhan berbicara terus terang..

Keintiman Musa dengan Tuhan melahirkan 8 dimensi kecerdasan dalam diri Musa. Ingat…saat Roh Tuhan menguasai hidup kita, otomatis kecerdasan dan kejeniusan Tuhan ikut masuk dalam satu paket. LOGOS = Firman = Pikiran Tuhan = Kecerdasan Tuhan.

Bilangan 12: 1- 16 Selain intim dengan Tuhan (SQ) , Musa tidak mempertahankan reputasinya di hadapan manusia. Inilah yang dinamakan Kecerdasan Emosi (EQ) Saat kakak-kakaknya, Harun dan Miriam, mengata-ngatai dia, tidak ada satu ayat pun yang mencatat bahwa Musa marah, Keintiman Musa dengan Tuhan, membuat Musa tidak lagi memusingkan dengan apa kata orang tentang dirinya, melainkan dalam hal ini Tuhan sendiri yang kemudian justru membela Musa.

8 Dimensi Kejeniusan Musa:
1. Kecerdasan Musik ; Musa pernah menulis nyanyian, yang dikenal sebagai Nyanyian Musa
2. Kecerdasan Natural ; Musa selalu bercamping dalam rombongan ‘pramuka’ yang besar di arena terbuka
3. Kecerdasan Berbahasa ; Musa menulis 5 kitab Musa, (Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan)
4. kecerdasan Matematika ; Musa menghitung banyak sekali dalam kitab BILANGAN
5. Kecerdasan Visual Spatial ; Musa menterjemahkan bahasa gambar yang dilihatnya dan bahasa lisan tentang kemah sembahyang…dan mewujudkannya bersama Besaleel dan Aholiab

 

  1. Kecerdasan bergaul ; Musa memimpin dan meloby orang Israel yang tegar tengkuk dan susah di atur
    7. Kecerdasan emosi ; Musa memiliki kecerdasan emosi yang tinggi dimana dia dikategorikan sebagai orang yang paling lemah lembut di atas muka bumi
    8 Kecerdasan Olah Tubuh ; Musa memiliki fisik yang kuat diusia yang tidak muda lagi…selama 40 tahun naik turun gunung, lembah dan padang pasir…

Mari intim dengan Tuhan….semakin intim semakin smart

8.4.7.Kecerdasan Intrapribadi/ Kecerdasan Emosi

Kecerdasan Intrapribadi adalah kemampuan untuk menyadari dan menelurusi emosi diri sendiri dan     mengelolalnya dengan efektif

 

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Pengarang novel, konselor, filsuf, konselor, pendeta, dll

Penulis Cerpen

 

Ciri:

  • Peka terhadap nilai-nilai yang dimiliki
  • Sangat memahami diri
  • Sadar betul emosi dirinya
  • Peka terhadap tujuan hidupnya
  • Mampu mengembangkan kepribadiannya
  • Bisa memotifasi diri sendiri
  • Sangat sadar dengan kelemahan dan kekuatan dirinya

 

Cara Menumbuhkembangkan:

  • Melatih dialog batin
  • Menggunakan waktu untuk refleksi diri
  • Belajar mandiri
  • Belajar mendengarkan intuisi
  • Berdiskusi
  • Refleksi
  • Menulis pengalaman diri
  • Menulis buku harian/ orobiografi
  • Ajarkan bertanya
  • Latihan pengendalian diri
  • Latih berpikir positif

 

Games/ Rangsangan untuk pengembangan Multiple Intelligences

  • Membuat buku harian berisi catatan atau gambar yang memuat perasaannya hari itu
  • Merefledksi diri diiringi alunan musik lembut
  • Menerapkan system belajar di dumah dan sekolha yang memperhatikan beberapa aspek sbb:
    • Attention (perhatian)
    • Acceptance (penerimaan)
    • Appreciation (Penghargaan)
    • Affection (kasih sayang)
  • Menciptakan citra diri positif
  • Mempercakapkan kelemahan, kelebihan dan minat si kecil
  • Memberi kesempatan untuk menggambar diri sendiri dari sudut pandang anak
  • Membayangkan diri di masa yang akan datang
  • Mengajak berimajinasi menjadi salau satu tokoh dalam sebuah cerita
  • Belajar berbagi dengan orang lain
  • Belajar mandiri
  • Mengevaluasi hasil pekerjaan sendiri
  • Mengembangkan kehangatan dan keeratan keluarga
  • Memberi dengan senyum

 

 

Tokoh-tokoh seperti Neil Armstrong, Helen Keller, Columbus ataupun Sir Edmond Hillary merupakan beberapa contoh orang yang memiliki kehidupan sukses dengan kecerdasan intrapersonal luar biasa yang mereka miliki

 

 

Kecerdasan Intrapersonal (Kecerdasan Emosi)

  • Tuhan Yesus sangat pandai dalam mengelola emosinya sendiri.Punya kepekaan terhadap lingkungannya. Tuhan Yesus sering dituliskan sbb: maka tergeraklah hatinya oleh belas kasihan, Tuhan Yesus juga meredam keinginan murid-murid (Luk 10:18) untuk membalas dendam. Tuhan Yesus punya pengendalian diri yang luar biasa saat menjalani kesengsaraan di kayu salib, menghadapi cemoohan, menghadapi hujatan, bahkan menghadapi orang yang meludai Dia, dll

 

Contoh tokoh Alkitab lainnya: Ester (5-7), Abigail (I Sam 25:37-38)

 

Kunci Kejeniusan Ester

 

Ester berhasil dipakai Tuhan untuk menyelamatkan bangsa Israel dari tangan musuh-musuhnya.

 

Kunci kejeniusan Ester adalah;

  1. SQ yang tinggi, karna tindakan pertama dalam keadaan darurat yang diambil Ester adalah DOA dan PUASA
  2. EQ yang tinggi karna, mau mendengarkan nasehat Mordekai, mau mendengarkan nasehat Hegai, sida-sida raja.
  3. EQ yang tinggi karna tidak terburu-buru menyatakan saat itu juga permasalahan kepada raja. Dia menunggu saat yang tepat, dan mood raja yang baik, setelah mengajak raja gelombang alpha (makan makanan yang istimewa), bahkan sampai dua kali perjamuan makan.

 

Dimensi Kecerdasan Ester:

    • Kecerdasan emosi (sudah dijelaskan di atas)
    • Kecerdasan bergaul ( Ester 2: 15c)
    • Kecerdasan olah tubuh ; karena berhasil merawat tubuh sedemikian rupa sehingga sangat cantik dan menarik.

 

 

8.4.8.Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan Naturalis adalah kemampuan merasakan bentuk-bentuk serta senghubungkan elemen-elemen   yang ada di alam, kemampuan mengenali dan mengklasifikasi tanaman, batu-batuan dan binatang serta semua varietas flora dan fauna, kemampuan mengenali artefak atau symbol-simbol budaya seperti berbagai jenis bangunan atau patung

 

Profesi yang kelak dapat ditekuni:

Petani, Pengusaha Perkebunan, Nelayan, Peternak, ahli astronomi, ahli geologi , Dokter Hewan, Peneliti, Pengawas Hutan Lindung/ Cagar Alam. Pawang , Pelatih Hewan, Pelaut, Penemu, Penulis Buku pengetahuan, Guru Ilmu Pengetahun, dosen, Geolog, Seismolog, dll

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ciri:

  • Ketertarikan yang besar terhadap lingkungan alam sekitar, binatang, bumi dan spesies
  • Mengamati benda-benda dan cerita yang berkaitan dengan fenomena alam misalnya terjadinya awan, hujan, asal usul binatang, pertumbuhan tanaman dan tata surya
  • Menyukai kegiatan di luar ruangan/ di luar rumah
  • Tidak takut memegang serangga
  • Tidak takut berdekatan dengan binatang
  • Menyukai benda/tontonan dan cerita yang berkaitan dengan fenomena alam
  • Pada usia yang lebih besar anak anak dengan kecerdasan naturalis sangat berminat pada biologi, botani, ilmu hewan, geologi, meteoroly, palaeontologi dan astronomi
  • Peka terhadap perubahan alam di sekitarnya
  • Sangat mudah menandai kesamaan dan perbedaan –perbedaan di sekitarnya lebih cepat dibandingkan anak lainnya
  • Gmear mengkoleksi benda alam seperti batu, fosil, kupu, kerang, bulu dll.
  • Suka berkemah/ hiking/ outbond

 

Cara menumbuhkembangkan

  • belajar dari binatang kesayangan
  • menghitung gigi kucing
  • mengamati awan gelap pembawa hujan
  • mengamati pelangi
  • melihat tanaman tumbu tanpa tanah
  • belajar dari kupu kupu
  • belajar dari pepohonan
  • belajar dari awan
  • belajar dari tata surya
  • belajar dari bunga
  • akuarium untuk mengamati perilaku ikan
  • diorama mini untuk mamalaia serangga, kulit kerang dan bebatuan
  • kamping/ kemah/ berpetualang di hutan. Outbond
  • mengumpulkan perangko gambar tumbuhan atau binatang
  • rekreasi ke kebun binatang
  • membaca buku buku tentang alam
  • melihat tayangan TV tentang alam
  • merekam kicauan burung
  • melihat perlombaan kicauan burung
  • mengunjungi tempat pengamatan bintang
  • mengunjungi pasar bunga
  • mengunjungi pasar ikan hias/ pasar burung
  • memelihara kelinci, kura-kura, dll
  • melihat peternakan sapi/ ayam
  • mengembangkan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan indra pengecap, indra peraba untuk menyentuh, dan menggambarkan apa yang sudah diamati, belajar mengklasifikasikan temuan dalam perspektif kesamaan dan perbedaan

 

Games/ Rangsangan untuk pengembangan Multiple Intelligences

  • main tebakan nama binatang
  • menirukan suara binatang
  • menmbuat sarang
  • menyemprotkan air di bawah terik matahari untuk menciptakan sensasi warna pelangi
  • bermain games “seandainya rumah kita terkena banjir”
  • diskusikan mengpa bisa terjadi banjir dan tangh lonsor
  • membuat gunung meletus buatan

 

 

George Mendell penemu teori Genetika merupakan contoh orang yang memiliki kecerdasan natural yang menonjol

 

 

 

 

 

 

Kecerdasan Naturalis Dalam Alkitab

  • Walau pun bukan nelayan Tuhan Yesus memberi saran kepada murid-murid yang gagal menangkap ikan semalam-malaman, karena taat pada Yesus, mereka pun berhasil menangkap ikan dalam jumlah besar
  • Tuhan Yesus menggunakan angin yang berhembus dari laut ke darat untuk media Dia berkotbah di tepi pantai dari atas perahu
  • Tuhan Yesus memperhatikan pohon ara yang tidak berbuah dan mengutukinya
  • Tuhan Yesus menjadikan peristiwa-peristiwa alam sebagai ilustrasi pengajarannya, misalnya tentang benih yang ditabur, pokok anggur yang benar, dll

 

Contoh tokoh Alkitab lainnya: Adam (Kej 4:19-20), Salomo (I Raj 4:29-33), Yakub (Kej 30: 25-43)

 

KUNCI KEJENIUSAN YAKUB

 

Yakub sangat mendambakan penyertaan dan pembelaan Tuhan dalam hidupnya, dan hal itu terekam dalam mimpinya di Bethel saat ia dalam perjalanan melarikan diri dari kakaknya.

 

Yakub hanya memiliki satu dimensi kecerdasan saja yaitu: kecerdasan naturalis

 

Mengapa?

Karena ada trauma yang belum sembuh

 

Titik-titik trauma Yakub:

  1. sejak kecil dipanggil Yakub yang artinya ‘penipu’ , ini sangat melukai gambar dirinya, dimana akhirnya dalam perjalanan hidupnya ia menipu dan ditipu (menipu kakaknya, menipu ayahnya, ditipu pamannya, ditipu anak-anaknya). Masa produktif , pada umur bekerja, diwarnai dengan gambar diri yang salah
  2. ada ancaman pembunuhan dari kakak nya, ketakutan untuk bertemu kakak.

 

Pemulihan gambar diri terjadi , dimana ia mendapat nama baru sebagai ”Israel” yang artinya pemenang. Namun masa keemasan dalam usia produktif sudah lewat.

 

Oleh karena itulah dimensi kecerdasan Yakub cuma satu itu saja.

 

KESIMPULAN SESI INI

 

Jangan cemas jika anak anda lemah di hafalan dan kuat di matematika , atau kuat di olah raga tetapi lemah di fisika. Tiap anak pasti memiliki sedikitnya 1 dari 8 dimensi kecerdasan ini. Itu semua menjadikan bekal untuk hidupnya kelak, dan itu semua harus diasah sejak dia masih kecil.

 

Setiap talenta yang Tuhan percayakan pada kita, Tuhan ingin kita mengembangkannya dengan baik, semakin banyak talenta yang dipercayakan, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk mengembangkannya.

 

 

 

 

 

 

 

Kecerdasan di 3 area: Roh, Jiwa dan Tubuh…..TERCAPAI !!

  • Kecerdasan Roh: Yusuf
  • Kecerdasan Jiwa:
    • IQ ; Daniel
    • EQ ; Ester, Abigail
    • SQ : Musa, Daud
  • Kecerdasan Tubuh
    • Kaleb (emosi positif = cerdas tubuh Amsal 17:22

Yos 14:11)

 

7 RUMUS MENUJU JENIUS CARA ALKITAB:

    1. MEMPERKATAKAN FIRMAN TUHAN SETIAP HARI
    2. MENCERITAKAN FIRMAN TUHAN
    3. MEMBANGUN MEZBAH KELUARGA
    4. KUASA BAHASA SENTUHAN YANG MENCERDASKAN
    5. LINGKUNGAN SEKOLAH JENIUS CARA ALKITAB
    6. LINGKUNGAN GEREJA JENIUS CARA ALKITAB
  • LINGKUNGAN KOTA JENIUS CARA ALKITAB

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: