Memaksimalkan Potensi Menjadi Serupa Kristus

ISI HATI PENULIS

Menjala Jiwa bagi Kerajaan Sorga “Menjala Jiwa Bagi Kerajaan Sorga”

Saya sebenarnya hanyalah seorang guru sekolah minggu biasa, seorang ibu rumah tangga biasa. Namun yang luar biasa, adalah karna saya mempunyai Bapa yang luar biasa, Yesus yang luar biasa, dan Roh Kudus yang luar biasa.

Banyak orang heran dengan Seminar Jenius Cara Alkitab, yang memiliki makalah 105 halaman, dipaparkan dalam 13 sesi, dengan penulis dan pembicara yang bukan dokter, bukan psikolog, bukan mantan penganut okultisme, juga bukan theolog, saya hanya saja diberi Tuhan anugrah pernah menyelesaikan studi di Musik Gereja. Mungkin hanya 5 % saja pembahasan dalam makalah seminar ini yang berhubungan langsung dengan disiplin ilmu yang pernah saya tekuni – itupun harus saya akui tidak pernah secara langsung saya mempelajari mengenai Terapi Gelombang Otak di kampus dulu- selebihnya saya tahu…tanpa panggilan khusus dari Tuhan…saya rasa itu semua mustahil.

Saya terpanggil untuk melayani Tuhan di bidang anak-anak sejak kelas 2 SMP. Dan setelah saya wisuda sarjana musik gereja, saya pun melayani Tuhan di sebuah gereja di Yogyakarta. Di gereja tersebut saya bergelut di dunia musik. Namun tiga setengah tahun kemudian, saya pun menikah dan pindah ke Magelang. Di Magelang saya terjun di pelayanan anak secara full time.

Awalnya saya memberontak pada Tuhan, dan ada perasaan menyesal, mengapa saya harus meninggalkan dunia musik gerejawi. Setelah dua tahun berjalan, saya baru mau sepakat dengan Tuhan, dan itu terus berlanjut sampai tahun ke delapan. Tuhan mengajar saya banyak selama delapan tahun itu, bahwa pelayanan anak adalah pelayanan yang sangat penting, dan saya dipanggil khusus untuk itu.

Saat ini, sudah lima tahun kami telah berpindah dari Magelang ke Madiun. Di Madiun inilah Tuhan melatih saya lebih lagi untuk lebih dalam terjun di pelayanan anak, dan juga Tuhan membukakan pintu untuk saya kembali menjamah pelayanan musik.

Untuk menceritakan lebih detail bagaimana Tuhan membawa ke pelayanan Jenius Cara Alkitab ini, itu bisa membutuhkan ketikan berlembar-lembar rupanya.

Hanya satu saja yang saya simpulkan, bahwa saya hanyalah sebuah alat di tangan TUHAN. Tuhanlah yang membukakan semuanya pada saya, membuat saya mendapat pengertian, mengirimkan pada saya buku-buku yang diperlukan, memberi saya hati yang menangisi anak-anak di Indonesia, mengirimkan pengelihatan pada saya, nubuatan pada saya dari beberapa hamba Tuhan yang berbeda dan tidak saling kenal tetapi memiliki pesan yang sama untuk saya, dan itu semua dalam kurun waktu yang jauuuuh sekali sebelum Aktivasi Otak Tengah cara dunia diluncurkan, dan membawa saya dari kota-ke kota untuk menyampaikan betapa bahayanya aktivasi otak tengah cara dunia itu bagi anak-anak kita, dan bukan hanya itu, mengajar dari kota ke kota bagaimana kita mendidik anak kita menjadi jenius tetapi dengan cara Tuhan, dan cara-cara yang Tuhan ajarkan dalam Alkitab.

Saya pernah mengalami banyak tragedi dalam hidup saya, saya pernah gagar otak kelas V SD, saya bertumbuh dalam kurang kasih sayang ayah karna ayah saya melayani Tuhan di Tengger, dimana kami hanya bertemu seminggu sekali saat week-end saja. Saya kehilangan mama saya yang meninggal saat saya tamat SMA, saya bisa kuliah karna ada sponsor misterius yang Tuhan kirimkan untuk mencukupi biaya kuliah dan biaya hidup saya selama 4 tahun di Yogya, yang sampai saat ini pun saya tidak mengetahui siapa dia. Saat hamil anak saya pertama, usia kehamilan 8 bulan saya terserang penyakit ganas karna sebuah virus bernama gangren, yang hampir merenggut kaki kiri saya. Ayah saya meninggal tanpa saya bisa melayat ke Menado pada tahun 2000. Pada tahun 2005 saya pernah patah tulang di tangan kanan,  gara-gara tidak taat pada kehendak Tuhan untuk saya terus mengajar di sebuah SMP di Magelang.

Semua pengalaman hidup saya itu membentuk saya menjadi seorang yang tidak berani bermain-main dengan hidup ini, panggilan Tuhan atas hidup saya, waktu yang dipercayakan pada saya, pelayanan saya, dan keluarga saya.

Untuk terjun dalam Jenius Cara Alkitab ini tidak mudah, karna saya harus berhadapan dengan orang-orang yang membisniskan otak tengah anak-anak di Indonesia dengan menempuh jalur hipnotis audio serta terapi gelombang otak.

Siapakah orang-orang itu? Tidak sedikit dari antara mereka juga adalah saudara seiman kita, sahabat-sahabat kita yang kini sudah menganggap kita ini ‘perusak bisnis orang’, dan membenci kita habis-habisan, mungkin juga diantara mereka ada Pendeta, Majelis, dan akitivis gereja.

Tidak sedikit dari mereka yang demi uang, demi ambisi agar anaknya genius dengan menghalalkan segala cara, demi meraup keuntungan dengan cara mudah dan instan, tidak perduli lagi dengan apa kata Alkitab, apa kata Firman Tuhan dan sudah tidak perduli lagi dengan apa efek samping dari semua ambisi mereka terhadap anak-anak mereka yang bahkan tanpa sadar ikut jadi ‘korban’ dalam arus duniawi ini.

Yang bisa kita lakukan untuk mereka adalah berdoa agar Tuhan membukakan mata hati mereka, agar mereka stop dengan bisnis sihir ini, dan bertobat di akhir zaman ini.

Yang bisa kita lakukan adalah bicara sebanyak mungkin dengan semua orang yang kita kenal, agar generasi di bawah kita jangan sampai termasuk dalam hitungan generasi yang direbut si jahat untuk Gerakan Zaman Baru/ New Age Movement.

Berdoalah untuk generasi ini. Tuhan mengasihi anak-anak di Indonesia, mari didik anak-anak dengan cara-cara seperti yang Tuhan mau…

Mari jadikan mereka jenius secara Alkitab, agar di hari depan Indonesia bisa dipakai Tuhan jadi berkat bagi seluruh Dunia, membawa Injil Kristus bagi bangsa-bangsa lewat setiap profesi mereka kelak.

Duh lega rasanya sudah menumpahkan isi hati saya……

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: